Blog

Bukan Sawit, Ini Top-5 Komoditas Driver Deforestasi Dunia

Peningkatan kebutuhan pangan, pemukiman, sarana prasarana dan infrastruktur telah menjadi driver deforestasi dunia. Studi European Commission (2013) menemukan, luas deforestasi dunia selama periode 1990 – 2008 telah mencapai 239 juta hektar dengan rincian, di kawasan Benua Amerika (40 persen), Kawasan Afrika (31,6 persen), Kawasan Asia (26,2 persen), di Eropa (1,5 persen) dan Oceania (2 persen). Mengutip laporan PASPI Monitor, fakta

Pengamat: Sawit Bisa Ciptakan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Komoditas sawit diakui mampu menciptakan daerah pusat pertumbuhan ekonomi baru. Itu terjadi karena kegiatan perkebunan dan industrialisasi sawit yang secara nyata meningkatkan pendapatan masyarakat. Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI), Tungkot Sipayung, menjelaskan, hasil penelitian PASPI terdapat sejumlah kabuptan kota yang tersebar di 10 provinsi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Adapun kesepuluh provinsi tersebut

Gapki: Kerja Paksa Jadi Alasan Kampanye Negatif Sawit

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Joko Supriyono memastikan persoalan ketenagakerjaan masih menjadi amunisi andalan untuk melakukan kampanye hitam terhadap industri kelapa sawit di kancah internasional. Khususnya terkait permasalahan yang menimpa kelompok pekerja perempuan dan anak. “Jadi, masih banyak isu yang bernuansa kan ketenagakerjaan di sektor sawit yang kemudian menjadi alat untuk kampanye

Sentuhan Baru ‘Penulis Malam’

Sedari tadi Canting yang dijepit jemari perempuan itu meliuk di atas bentangan kain sutra di depannya. Dan selama itu pula malam yang ada di dalam Canting tadi meluncur dan menempel di setiap lekuk lukisan motif tumbuhan di kain sutra itu. Setelah beres, perempuan ini mengintip belakang lukisan tadi, tak ada malam yang merembes, apalagi tembus. Dia kemudian menaruh Canting, lalu mengacak-acak kain sutra itu.

Anggota Komisi IV DPR Ini ‘Telanjangi’ KLHK

Paparan panjang Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) selama lebih dari satu jam dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang disiarkan langsung melalui Kanal Youtube Komisi IV DPR itu sesungguhnya sangat meyakinkan banyak orang, tujuannya pun sangat mulia.  Apalagi Bambang Hendroyono menjelaskan semuanya dengan intonasi dan bahasa yang lembut, termasuklah soal akan seperti apa sawit

Sumringah Pemuda Muhammadiyah di Arifin

Obrolan dua generasi berbeda ini nampak santai, tapi berisi. Generasi yang satu ingin punya peran penting di sawit, sementara generasi yang satu lagi bangga oleh keinginan itu. Alhasil tak terasa sekitar dua jam rombongan Pengurus Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Riau itu ngariung di ruang kerja Ketua Umum DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo),

Setelah SBE Jadi Non-B3, Selamat Datang Sumber Duit Bongsor

Tak berlebihan jika Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) menyebut kalau keputusan Presiden Jokowi mengeluarkan Spent Bleaching Earth (SBE) dari jenis limbah Non B3 adalah physiological statement yang brilliant and it will work wonders. Sebab pertama, gara-gara status baru itu, yang tadinya biaya produksi pengolahan Crude Palm Oil (CPO) menjadi Refined Minyak Sawit di Indonesia lebih tinggi 4%-5% ketimbang Malaysia,

DPP Apkasindo: 3 Solusi Benahi Harga TBS Petani di Banten

Rendahnya harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit merupakan salah satu permasalahan yang dirasakan petani sawit di Provinsi Banten. Jika saat ini harga TBS di provinsi lain rata-rata berkisar Rp1.800–Rp2.400 per kilogram, di Provinsi Banten seperti di Kabupaten Lebak, TBS petani hanya dihargai Rp1.000–Rp1.200 per kilogram. “Makanya, banyak petani jual TBS ke Lampung (Sumatera). Harganya

APKASINDO dan BPDPKS Tingkatkan Kompetensi Petani Sawit Banten

PP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) bekerjasama meningkatkan kapasitas dan penguatan kelembagaan petani sawit di Banten. Pelatihan berkonsep Training of Trainer ini bertemakan “Peningkatan Kapasitas dan Penguatan Kelembagaan Petani Sawit di Banten”, berlangsung di Anyer, Banten, yang ditujukan mendukung percepatan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) seluas

Sawit di Swiss, Setelah 51,6%

Referendum rakyat Swiss pada 7 Maret 2021 lalu telah memutuskan 51,6% menyatakan “ya” atas kesepakatan kerjasama ekonomi komprehensif antara Swiss dan Indonesia.  Kerjasama itu bagian dari Indonesia EFTA Comprehensive Economic Partnership Agreement (IE-CEPA). European Free Trade Association (EFTA) sendiri terdiri dari; Swiss, Norwegia, Islandia, dan Liechtenstein.   Setelah rasa syukur atas hasil referendum yang melegakan itu, kini saatnya lebih dalam mencerna

kaçak bahiscanlı bahiskaçak bahis sitelerijustin tv izlecasinowordpress kurbahis siteleri